Wajah Baru BRMP Jawa Barat: Siap Kawal Modernisasi Pertanian hingga ke Tangan Petani
Lembang - Langkah besar diambil Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat dalam mempercepat swasembada pangan. Melalui Rapat Koordinasi perdana yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar yang baru, Dr. Detia Tri Yunandar, pada Selasa (10/02), seluruh kekuatan personel dikerahkan untuk menghadapi tantangan baru pasca-peningkatan eselon. Fokus utama kepemimpinan baru ini adalah memastikan transformasi teknologi pertanian tidak hanya menjadi wacana, tapi benar-benar menyentuh lahan-lahan petani di Jawa Barat melalui tata kelola yang lebih disiplin dan terukur.
Kehadiran Dr. Detia membawa angin segar bagi efektivitas penyuluhan di lapangan. BRMP Jawa Barat kini memegang peran strategis sebagai verifikator utama kegiatan Penyuluh Pertanian se-Jawa Barat. Bagi publik dan petani, hal ini berarti jaminan kualitas pendampingan yang lebih akurat. Dengan fungsi verifikasi ini, setiap program bantuan dan edukasi yang sampai ke tangan petani telah melalui proses validasi yang ketat, sehingga meminimalisir salah sasaran dan memastikan inovasi modernisasi pertanian diterapkan dengan standar terbaik.
Menyadari besarnya tugas tersebut, semangat kolaborasi menjadi kunci yang ditekankan untuk menciptakan dampak nyata. "Yang terpenting membutuhkan kolaborasi dan kerja sama kita semua," tegas Dr. Detia. Dengan sinergi internal yang kuat dan kepatuhan penuh pada aturan yang berlaku, BRMP Jawa Barat berkomitmen untuk menjadi motor penggerak modernisasi yang transparan. Dampaknya, masyarakat akan merasakan pelayanan birokrasi pertanian yang lebih responsif dan profesional dalam mengawal kedaulatan pangan di Jawa Barat.